Pemkab Berau Siapkan Lahan 5 Ha untuk Bangun Balai Latihan Kerja
Bupati saat kegiatan di Disnaketrans Berau
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB- Selaras
visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Berau Sri Junirsih-Gamalis dituangkan
dalam 18 program ungulan khususnya poin ke 5 menyediakan fasilitas Balai
Latihan Kerja (BLK) gratis dan perlindungan tenaga kerja local, ditargetkan
duet pimpinan penguasa Bumi Batiwakkal periode 2021-2024 ini bisa terwujud sebelum
jabatannya berakhir.
tahun 2022 ini rencana pembangunan BLK sudah
finalisasi lokasi lahan diperuntukkan untuk direalisasikannya BLK diatas lahan
seluas 5 Ha, berlokasi di Sambaliung.
“Realiasasi pembangunan BLK kami
berkoordinasi dengan SKPD terkait khususnya Dinas Pekerjaan Umum yang akan
merealisasikan pekerjaan fisik nantinya ,”jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan
Transmigrasi (Disnakertrans) Berau melalui Bidang Pelatihan Dan Produktifitas ,
Arif Budi Hermawan baru-baru ini dikantornya Jl Murjani I.
Pada intinya tambah Arif Budi Hermawan, upaya peningkatan kapasitas Sumber Daya
Manusia (SDM) apa yang menjadi sasaran skala perioritas visi dan misi tetap
berjalan meskipun belum terealisasi BLK.
Langkah Pemkab Berau seraya menyiapkan kesiapan
BLK pelatihan tetap berjalan sejak 2021 lalu.
“Dimana
kami kerja sama dengan LPK atau BLK di luar Berau untuk melatih generasi
muda Berau yakni BLK Samarinda dan Balikpapan kerap kami gunakan tempat
kerjasama. Sesuai sasaran target ingin dicapai agar semua generasi Berau mampu
bersaing di dunia kerja,”tukasnya .
Sebagaimana target tahun sebelumnya pada tahun
2022 ini jelas Arif Budi Hermawan lagi
masih tetap memberikan kesempatan generasi muda sebanyak 80 orang pencari kerja bakal dilatih.
Tahun ini ada lima pelatihan yang sedang dan
akan dilaksanakan antara lain Pelatihan operator computer ,pelatihan mekanik
alat berat, masih dalam proses sinkronisasi jadwal dan administrasi. Pelatihan
teknik pendingin, AC, baru tahap awal rekrutmen,pelatihan mekanik roda dua
Pelatihan menjahit.
“Jika di breakdwon dalam 5 pelatihan maka
setiap pelatihan ada 16 orang. Jujur kami akui jumlah 80 orang itu kami nilai
masih minim namun keterbatasan anggaran kami miliki membuat kami hanya
merealisasikan jumlah tersebut,” jelasnya lagi.
Ditempat terpisah Bupati Berau,Sri Juniarsih
saat dikonfirmasi menjelaskan sebuah
langkah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan kemudian bisa menekan
angka pengangguran daerah Se Kabupaten
Berau.
Oleh karena itu program pendidikan pelatihan
bagi pencari kerja digalakkan kepada
warga masyarakat Berau. Dengan dasar
pemikiran pengentasan pengangguran maupun merupakan tanggung jawab pemerintah
bersama semua pihak utamanya pihak perusahaan .
" Kami sangat mengharapkan dukungan perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja
lokal di Kabupaten Berau .Dengan Tingginya tingkat pengangguran dan para
pencari kerja yang terus bertambah, seiring dengan bertambahnya tingkat
kelulusan dari berbagai strata tingkat pendidikan baik tingkat menengah hingga
perguruan tinggi ini adalaha sebuah tantangan dan pekerjaan rumah bagi
pemerintah daerah Kabupaten Berau,” ujarnya.
Ia menambahakan, sementara di sisi lain
lowongan kerja yang dapat menampung pencari kerja tersebut, sangat amat
terbatas sehingga penyerapan tenaga kerja terbatas .Kondisi ini menuntut
pemerintah daerah harus kreatif untuk menelurkan program-program yang berbasis
ekonomi kemudian life skill maupun program kerja lainnya demi menekan angka
pengangguran untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Berau melalui dinas tenaga
kerja pemerintah .“Kami sudah berupaya untuk menggulirkan program-program
ketenagakerjaan yang tentunya sesuai dengan kekuatan anggaran yang dimiliki,”
ucapnya lagi. (advertorial/sep)